Kamis, 21 Juni 2018

Contoh Silabus Ekonomi 2013


SILABUS

Nama Satuan Pendidikan        :  SMA Negeri 1Banjar
Mata Pelajaran                        :  Ekonomi
Kelas/Semester                       :  XII/1

A.      Kompetensi Inti (KI)  :
1.      Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.   Menghayati dan mengamalkan perilaku  jujur, disiplin,  santun, peduli (gotong   royong,  kerjasama,  toleran, damai), bertanggung  jawab, responsif, dan pro-aktif, dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional.
3.    Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4.  Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstra kterkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

KD
IPK
MATERI POKOK
PEMBELAJARAN
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
SUMBER BELAJAR
3.4 Menganalisis tahapan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.






4.4 Membuat penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.


3.4.1 Menjelaskan pengertian penutupan siklus akuntansi
3.4.2 Memahami fungsi dari jurnal penutupan
3.4.3 Mengklasifikasikan macam-macam akun jurnal penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa


4.4.1      Mengidentifikasi proses penutupan siklus akuntansi
4.4.2      Memasukkan akun-akun yang ditutup pada jurnal
4.4.3      Membuat laporan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa
4.4.4      Membuat laporan jurnal pembalik
JURNAL PENUTUPAN
1.  Pengertian jurnal penutupan
2.  Fungsi jurnal penutupan
3.  Macam-macam akun jurnal penutupan


4.   Proses penutupan siklus akuntansi
5.   Akun-akun yang ditutup
6.   Laporan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa
7.   Jurnal pembalik pada perusahaan jasa
Pertemuan ke IV
Model Realistic Mathematics Education
1.    Siswa mempelajari akuntansi melalui aktivitas doing, yaitu dengan mengerjakan masalah-masalah yang didesain secara khusus.
2.   Siswa mampu mengaplikasikan akuntansi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.
3.   Menumbuhkan pemahaman siswa mulai dari pengembangan kemampuan sampai menemukan solusi
4.   Siswa memiliki kesempatan untuk menyelesaikan masalah akuntansi yang kaya akan konteks dengan menerapkan berbagai konsep, rumus, prinsip, serta pemahaman secara terpadu dan saling berkaitan
5.   Siswa diberi kesempatan untuk melakukan sharing pengalaman
6.   Peserta didik mampu mengaplikasikan penjelasan guru tentang pembuatan jurnal pembalik
7.   Siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan hasil pekerjaannya, dan jika benar akan memdapatkan poin

1.     Tes tulis
2.     Tes lisan
3.     Penugasan
20JP
1.   Buku panduan siswa SMA kelas XII pelajaran Ekonomi
2.   Buku lembar kerja siswa (LKS)
3.   Power Point
4.   Internet

PASAR DAN PERMINTAAN

2.1 Pengertian Pasar
a. Arti Pasar Secara Umum
Istilah pasar berasal dari bahasa jawa, yaitu dari kata “Pasaran” yang artinya lima hari. Jadi istilah pasar adalah tempat terjadinya jual beli barang yang diadakan lima hari sekali pada tempat tertentu. Sekarang istilah pasar sering dikenal dalam kalangan awam merupakan tempat jual beli barang kebutuhan sehari – hari. 
b. Arti Pasar dalam Ilmu Ekonomi
Dalam artian sempit, Pasar adalah tempat bertemunya penjual dengan pembeli dan melakukan transaksi untuk menentukan nilai harga dari barang atau jasa. Namun adapula pasar yang tidak mempertemukan pembeli dan penjual secara langsung, contohnya adalah pasar saham, oleh karena itu, Dalam artian luas, Pasar adalah Proses interaksi antara penjual dan pembeli untuk menetapkan harga keseimbangan. 
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa :
Pasar adalah proses bertemunya penjual dengan pembeli baik secara langsung maupun tidak langsung untuk bertransaksi barang atau jasa dan menetapkan harga keseimbangan sesuai dengan penawaran dan permintaan yang terjadi.

2.3 Struktur Pasar
Struktur pasar adalah berbagai hal yang dapat mempengaruhi tingkah laku dan kinerja perusahaan dalam pasar, antara lain jumlah perusahaan dalam pasar, skala produksi, dan jenis produksi. Suatu struktur pasar dikatakan kompetitif jika perusahaan tersebut tidak mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi harga dan jumlah barang di pasar. Semakin lemah kemampuan perusahaan untuk mempengaruhi pasar, semakin kompetitif struktur pasarnya. Demikian pula sebaliknya. Contoh sederhana dapat kita lihat pada pasar listrik di Indonesia. Pasar listrik di Indonesia dapat dikatakan tidak kompetitif karena Perusahaan Listrik Negara (PLN), sebagai satu-satunya perusahaan besar dalam produksi listrik, dapat menaikkan dan menurunkan harga maupun kuantitas listrik di Indonesia.
Dari sini, kita dapat memilah-milah struktur pasar dari persaingan sempurna sampai dengan monopoli, di mana setiap struktur pasar memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

1. Pasar Persaingan Sempurna
Definisi dari pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar dimana jumlah penjual dan pembeli (konsumen) sangat banyak dan produk atau barang yang ditawarkan atau dijual sejenis atau serupa. Contoh barang yang dijual pada bentuk pasar ini adalah beras, gandum, batu bara, kentang, dan lain sebagainya.
• Ciri-ciri pasar persaingan sempurna
Bentuk pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Jumlah penjual dan pembeli sangat banyak
2. Barang atau produk yang diperjual belikan bersifat homogen, atau sejenis, serupa dan mirip antara satu sama lain.
3. Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
4. Harga barang/produk yang dijual ditentukan oleh mekanisme pasar berupa permintaan dan penawaran (demand and supply).
5. Posisi tawar dari pembeli kuat
6. Susah untuk mendapatkan keuntungan yang besar (di atas rata-rata)
7. Sensitif terhadap perubahan harga barang/produk yang dijual
8. Mudah untuk keluar masuk dari pasar

• Keunggulan pasar persaingan sempurna, antara lain:
1) Konsumen tidak mengutamakan produk yang satu di atas produk yang lain, karena produk yang dijual di pasar sama saja dalam memuaskan kebutuhannya.
2) Mudah untuk mendapatkan informasi dan ada kebebasan pembeli untuk berhubungan dengan penjual.
3) Jangkauan wilayah sangat luas, sehingga permintaan dan penawaran barang dapat datang dari berbagai penjuru.
• Kelemahan pasar persaingan sempurna, antara lain:
1) Karena barang yang dijual homogen, maka konsumen tidak punya choice/pilihan yang lain.
2) Produsen tidak punya peran dalam menaikan harga, sehingga dari jalur harga dia tidak bisa merebut konsumen.

2. Pasar Monopoli
Pasar monopoli merupakan sebuah pasar yang terjadi dan terbentuk ketika dalam kondisi seluruh penawaran terhadap sejenis produk baik itu barang maupun jasa dalam pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah beberapa penjual tertentu. Kata monopoli bersal dari bahasa Yunani yakni monos yang artinya satu dan polis yang berarti penjual. Jadi pasar monopoli adalah pasar yang dimana hanya ada satu penjual atau satu pihak yang menguasai pasar dan mendominasi faktor penawaran uang  yang ada, intinya hanya ada satu kekuatan yang ada di pasar. Kekuasaan ini diperkuat dengan tidak adanya produk baik barang dan jasa yang menyerupai atau bisa menggantikan produk penguasa tersebut. Sehingga kekuatan itu akan kokoh.
• Adapun ciri-ciri pasar monopoli antara lain :
1. Hanya ada satu pihak baik penjual ataupun perusahaan yang bertindak dan memiliki kuasa untuk mengambil keputusan harga (menjalankan monopoli pasar).
2. Tidak ada satupun pihak yang mampu menyaingi perusahaan tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya dana yang melimpah, teknologi dan tenaga ahli memadai, memiliki bahan baku atau sumber daya yang khas.
3. Kekuatan perusahaan yang memonopoli ditopang oleh dukungan undang-undang dan kebijakan pemerintah sehingga tidak ada satupun pihak yanag akan menggoyahkannya. 
4. Jenis produk baik barang atau jasa yang sejenis atau semacam tidak ada barang pengganti atau yang menyerupai, sehingga hanya satu pihak itu yang berkuasa karena tidak ada pesaing yang berarti.
5. Pemerintah tidak memiliki wewenang untuk menetapkan harga atau menentukan harga, jadi tidak ada campur tangan dari pemerintah tentang penetapan harga yang berhak hanya penjual atau perusahaan yang memonopoli pasar.
6. Promosi atau iklan suatu produk tidak begitu diperlukan karena untuk apa ada iklan karena sudah pasti produk perushaan yang memnopoli pasar pasti laku dan tidak ada pesaingnya.
7. Seringkali menimbulkan kerugian bagi konsumen ketika harga suatu produk tinggi tidak sesuai dengan produk yang mereka beli. Hal ini terjadi karena harga yang menentukan adalah penjual atau perusahaan yang berkuasa.
8. Tidak jarang konsumen merasa tertekan karena mereka tidak bisa pindah ke tempat atau pihak lain meskipun merasa dirtugikan karena hanya ada satu pihak yang bisa menyediakan keperluannya dengan baik dan tidak ada peniru atau pihak yang memiliki produk mirip dengan mereka.
• Kelemahan dan kelebihan Pasar Monopoli
1. Kelebihan pasar monopoli
• Adanya keinginan mempertahankan monopoli dan takut akan tergeser oleh pihak pesaing maka akan muncul dengan sendirinya kreatifitas dan inovasi dari perusahaan atau pihak yang berkuasa. Hal ini sangat baik karena akan selalu ada sesuatu yang barru dan motivasi untuk jadi lebih baik besar.
• Peluang terjadinya pertentangan sangat kecil karena tidak ada satupun perusahaan-perusahaan kecil yang berusaha untuk menyaingi dan berkembang menjadi besar sehingga tetap satu perusahaan atau pihak itu yang berkuasa dan bisa memonopoli pasar. 
• Dalam pasar bisa dilakukan penelitian dan pengambangan produk karena adanya izin dari pihak yang memonopoli pasar kepada pihak yang bersangkutan.
• Untuk monopoli yang berbentuk hak cipta, hak paten akan membuat seseorang atau badan terapresiasi dan termotivasi untuk terus mencipta dan berkarya untuk mewujudkan sebuah perkembangan yang signifikan.
• Kualitas produk selalu terjaga dan dijamin baik karena jika tidak dijaga konsumen akan beralih ke pihak lain meskipun hanya perusahaan itu yang memiliki semuanya, namun jika tidak bisa menjaga kualitas otomatis konsumen juga akan cari yang lain. 
2. Kelemahan pasar monopoli
• Sering muncul ketidakadilan karena hanya satu pihak itu yang diuntungkan, sedangkan pihak lain hanya bisa menerima tanpa menggulingkannya.
• Pemborosan sering dilakukan oleh pihak yang memonopoli pasar karena mereka tidak begitu memperhatikan efisiensi kegiatan produksi yang dilakukannya, mereka hanya fokus agar produknya laku dan tidak ada pesaing.
• Konsumen tidak bisa berjuang banyak dan harus menerima semua keputusan dari perusahaan monopoli, jika harus membayar dengan harga yang tinggi, maka konsumen dengan terpaksa akan menurutinya.
• Unsur eksploitasi sangat kental dalam pasar monopoli ini, karena perusahaan besar tersebut bebas melakukan apapun dengan dana dan tenaga yang mereka miliki. Tentu hal ini akan merugikan semua pihak.

3. Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna adalah suatu bentuk pasar yang tidak terorganisisr secara sempurna atau bisa juga disebut sebagai bentuk pasar yang kehilangan satu atau lebih ciri-ciri yang dimiliki oleh pasar persaingan sempurna. Karena dalam pasar persaingan tidak sempurna peran dari pembeli dan penjual hilang mereka tidak memiliki keleluasaan untuk menetapkan atau menentukan harga suatu produk.
• Pasar persaingan tidak sempurna memiliki beberapa ciri, antara lain :
1) Jumlah penjual yang ada sangatlah terbatas.
2) Jumlah pembeli di dalamnya banyak.
3) Sulit untuk masuk ke dalam pasar karena banyak hambatan dan gangguan di dalamnya.
4) Produk yang beredar di pasar atau yang diperjualbelikan bersifat homogen atau satu jenis saja serta tidak adanya produk pengganti atau substitusi.
5) Pihak yang berkuasa bebeas dan leluasa memainkan harga dan pihak lain hanya bisa menuruti dan mengikuti ketetapan yang ada.
• Terdapat tiga bentuk model umum di pasar persaingan tidak sempura yaitu;
1. PASAR MONOPOLI
Pasar monopoli berasal dari bahasa yunani monos: satu dan polist: penjual. Pasar monopoli adalah suatu keadaan pasar di mana hanya ada satu kekuatan atau satu penjual yang dapat menguasai seluruh penawaran, sehingga tidak ada pihak lain yang menyainginya atau terdapat pure monopoly (monopoli murni). Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat. Contoh pasar monopoli seperti : Perusahaan Listrik Negara (PLN) ,Perusahaan Kereta Api (PERUMKA)
• Ciri-Ciri Pasar Monopoli 
1) Pasar monopoli adalah industry satu perusahaan 
2) Hanya ada satu saja perusahaan dalam industry tersebut. Dengan demikian barang atau jasa yang dihasilkan tidak dapat dibeli dari tempat lain.
3)
4) 2.      Tidak mempunyai barang pengganti yang mirip 
5) Barang yang dihasilkan perusahaan tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada dalam pasar. Barang tersebut merupakan satu-satunya jenis yang barang yang seperti itu dan tidak terdapat barang mirip yang dapat menggantikan barang tersebut. Aliran listrik adalah contoh dari barang yang tIdak mempunyai barang pengganti yang mirip.
6) Tidak terdapat kemungkinan untuk masuk ke dalam industry 
7) Sifat ini merupakan sebab utama yang menimbulkan perusahaan yang mempunyai kekuasaan monopoli. Ada beberapa bentuk hambatan kemasukan ke dalam pasar monopoli.ada yang bersifat legal,yang dibatasi oleh undng-undang.Ada yang bersifat teknologi ,yaitu teknologi yang digunakan sangat canggih dan tidak mudah dicontoh .dan ada pula yang bersifat keuangan ,yaitu modal yang diperlukan sangat besar.
8) Dapat mempengaruhi penentuan harga 
9) Oleh karena perusahan monopoli merupakan satu-satunya penjual didalam pasar ,maka penentruan harga dapat  dikuasainya .oleh sebab itu perusahaan monopoli dipandang sebagai penentu harga atau price setter .
10) Promosi iklan kurang diperlukan 
11) Oleh karena perusahaan monopoli adalah satu-satunya perusahan di dalam industry ,ia tidak perlu mempromosikan barangnya dengan menggunakan iklan.pembeli yang memerlukan barang diproduksinya terpaksa membeli daripadanya .
• Kelebihan Dan Kelemahan Pasar Monopoli 
Kelebihan pasar monopoli antara lain sebagai berikut.
1) Mendorong untuk adanya inovasi baru agar tetap terjaga monopolinya.
2) Tidak akan mungkin timbul perusahaan-perusahaan yang kecil sehingga perusahaan monopoli akan semakin besar.
3) Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk 
4) Dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi
5) Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan Negara
6) Dapat meningkatkan inovasi(penemuan baru)bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten
• Kelemahan pasar monopoli sebagai berikut.
1) Timbul ketidakadilan karena keuntungan banyak dinikmati oleh produsen.
2) Tidak efisiensinya biaya produksi, karena perusahaan monopoli tidak memanfaatkan secara penuh penghematan ongkos produksi atau sering disebut timbulnya pemborosan.
3) Konsumen merasa berat karena harus membeli barang dengan harga sangat tinggi oleh perusahaan monopoli.
4) Adanya unsur eksploitasi terhadap konsumen dan pemilik faktor-faktor produksi

2.  PASAR MONOPOLISTIK 
Pasar persaingan monopolistik adalah pasar yang terjadi bila dalam suatu pasar terdapat banyak produsen, tetapi ada diferensiasi produk (perbedaan merk, bungkus, dan sebagainya) di antara produk-produk yang dihasilkan oleh masing-masing produsen.
Jadi, model pasar persaingan monopolistik pada dasarnya sama dengan model pasar persaingan sempurna, hanya saja dalam pasar monopolistik diperkenalkan adanya diferensiasi produk, sehingga produk yang dijual bersifat heterogen (beragam). Istilah diferensiasi produk di sini ditentukan secara riil dua barang yang tidak berbeda, namun dapat dianggap berbeda oleh konsumen. Pasar ini juga mengakui adanya kekuasaan monopoli tertentu yang timbul dari penggunaan merk dan tanda dagang yang berbeda. Contoh produknya adalah:makanan ringan (snack), pulpen,buku.
• Ciri-Ciri Pasar Monopolistik 
1.      Terdapat banyak penjual. 
Terdapat banyak penjual tetapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna. Perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan monopolistic mempunyai ukuran yang relatif sama.
2.      Produknya tidak homogen (berbeda corak).
Produk perusahaan persaingan monopolistic berbeda coraknya dan secara fisik mudah untuk membedakan antara produk perusahaan yang satu dengan produk perusahaan lainnya. Sifat ini adalah sifat yang penting untuk membedakannya dengan sifat pada pasar persaingan sempurna.
4. Perusahaan mempunyai sedikit kekuatan mempengaruhi harga.
5. Kekuatan mempengaruhi harga tidak sebesar pada pasar monopoli dan oligopoly. Kekuatan mempengaruhi harga bersumber dari perbedaan corak produk. Perbedaan ini mengakibatkan para pembeli akan memilih. Pembeli dapat lebih menyukai produk suatu perusahaan tertentu dan kurang menyukai produk perusahaan lainnya. Sehingga jika suatu perusahaan menaikkan harga, ia masih dapat menarik pembeli walaupun tidak sebanyak sebelum kenaikan harga. Sebaliknya jika suatu perusahaan menurunkan harga, belum tentu diikuti oleh kenaikan permintaan produk yang dihasilkan.
6. Produsen dapat keluar masuk pasar. 
7. Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.
8. Persaingan promosi penjualan sangat aktif.
9. Dalam pasar persaingan monopolistik harga bukan penentu utama besarnya pasar. Suatu perusahaan mungkin menjual produknya dengan harga cukup tinggi tetapi masih dapat menarik banyak pelanggan. Sebaliknya mungkin suatu perusahaan menjual produknya dengan harga yang cukup murah tetapi tidak banyak menarik pelanggan. Oleh karena itu untuk menarik para pelanggan, perusahaan harus aktif melakukan promosi, memperbaiki pelayanan, mengembangkan desain produk, meningkatkan mutu produk, dan sebagainya.

• Kelebihan Dan Kelemahan Pasar Monopolistik
Kelebihan pasar monopolistic antara lain sebagai berikut:
1) Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya. 
2) Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya. 
3) Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya. 
4) Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik. 
Kelemahan pasar monopolistik antara lain sebagai berikut :
1) Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar. 
2) Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
3) Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.

3.  PASAR OLIGOPOLI 
Istilah Oligopoli berasal dari bahasa Yunani,  yaitu: Oligos Polein  yang berarti: yang menjual sedikit atau beberapa penjual.Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar(price leader).Contoh pasar oligopoli antara lain pasar bagi perusahaan industri motor, industri baja, industri rokok,industry air mineral.
• Ciri-ciri pasar oligopoli
1) Menghasilkan barang standar(homogen) maupun barang berbeda corak.
2) Barang yang diproduksi pada pasar ini ada kalanya merupakan barang yang standar (homogen) misalnya pada industry penghasil barang mentah (baja dan aluminium) dan industry bahan baku (semen dan bahan bangunan). Selain itu pada pasar oligopoly juga memproduksi barang yang berbeda corak. Barang yang diproduksi adalah barang akhir seperti industry mobil, industry motor,industry rokok, industry pesawat terbang, dan lain-lain.
3) Pada umumnya perusahaan oligopoly perlu melakukan promosi secara iklan. 
4) Iklan sangat diperlukan oleh perusahaan oligopoly yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Kegiatan promosi secara iklan yang sangat aktif tersebut adalah untuk dua tujuan, yaitu menarik pembeli baru dan mempertahankan pembeli lama.
5) Hanya sedikit perusahaan dalam industry (few number of firms)
6) Secara teoritis sulit sekali untuk menetapkan berapa jumlah perusahaan didalam pasar,agar dapat dikatakan oligopoly.Namun untuk dasar analisis ,biasanya jumlah perusahaan diasumsikan kurang dari sepuluh.
7) Kompetisi non harga (non pricing competition)
8) Dalam upayanya mencapai kondisi optimal ,perusahaan tidak hanya bersaing dalam harga ,namun juga non harga .bentuk-bentuk kompetensi non harga antara lain adalah pelayanan purna jual serta iklan untuk memberikan informasi ,membentuk citra yang baik terhadap perusahaan dan merk,serta memengaruhi perilaku konsumen.
9) Harga Jual Tidak Mudah Berubah  
10) Dalam pasar oligopoli ini harga yang keluar tidak cepat naik atau turun, bisa dikatakan harga selalu stabil dan tidak mudah berubah, mungkin saja karena penjualan yang stabil terhadap suatu produk yang diluncurkan oleh suatu perusahaan sudah cukup menghasilkan keuntungan, namun apa bila tiba-tiba harga naik otomatis pembeli akan berfikir kembali untuk membeli produk ini dan bisa jadi pembeli beralih pada produk perusahaan lainya yang menjual varian yang sama namu harga lebih murah dengan kualitas yang hampir sama.


2. Permintaan ( Demand )
a. Teori Permintaan
Teori permintaan menerangkan tentang ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga.Permintaan adalah Jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu.
b. Faktor – faktor yang mempengaruhi permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

c. Hukum permintaan 
Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:
“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”
Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).
d. Kurva Permintaan
Kurva permintaan (demand curve) adalah kurva yang menggambarkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta. Sesuai dengan hukum permintaan, maka bentuk kurva permintaan melereng dari kiri atas ke kanan bawah atau dari kanan bawah ke kiri atas.

ANALISIS ARTIKEL ETIKA PROFESI GURU

GURU MAMPU MELAKSANAKAN KEJUJURAN PROFESIONAL DALAM PENDIDIKAN
Konteks Guru Dalam Keprofesian


Abstrak
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Untuk mewujudkan tujuan seperti di atas, tentu fungsi ruang kelas dan segala isinya memiliki peran yang cukup urgen. 
Jika ruang kelas dan segala isinya di ibaratkan tata surya, maka guru adalah mataharinya. Guru adalah pusat dimana seluruh planet berputar mengelilinginya. Mata harilah yang akan menyebabkan suasana gelap atau terang. Matahari itu juga yang akan menciptakan iklim, musim, dan juga mengatur eskalasi rotasi untuk bergerak cepat atau lambat. Segala energy yang ada di dalam kelas tidak akan berarti apapun ketika sang matahari tidak ada. Oleh karena itu, para guru harus menyadari betul bahwa segalanya yang terjadi di kelas sangat bergantung padanya. Saat ini, matahari itu adalah anda para guru professional. Semua mata siswa tertuju pada anda. 
Kenyataan seperti di atas, adalah sebuah kekuatan yang anda miliki sebagai seorang guru yang akan mampu “menghipnotis” siswa untuk menjadi dan melakukan apapun yang anda mau dapatkan dengan proses pembelajaran yang dilakukan. Guru dengan kekuatan besar yang dimiliki saat berada di dalam kelas, tanpa disadari bahwa perilaku seorang guru akan menjadi cerminan satu proses dinamika pembelajaran satu generasi. Jika karakter satu generasi dibentuk di rumahnya, maka pembentukan pola dan proses mereka berpikir adalah tugas guru professional yang melakukannya. Untuk tugas itulah, seorang guru harus memiliki sikap jujur secara professional. Sikap kejujuran professional minimal yang harus dimiliki guru adalah: 1) mau mengakui kekurangan dan terus belajar, 2) jujur menerima hasil penilaian kinerja meskipun dinilai minor, 3) merencanakan anggaran belanja pengembangan profesionalisme profesinya, 4) taat hukum.
Kata kunci : Guru, Kejujuran Profesional, Dinamika Pembelajaran

1. Pendahuluan
Proses pendidikan itu adalah suatu proses pendewasaan terhadap manusia secara spesipik. Mengapa dikatakan sebagai proses secara spesipik? Karena memang harus dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kriteria khusus dan harus memiliki keilmuan bercirikan khusus pula, tapi pada kenyataannya masih banyak yang mengajar bukan dari bidang keilmuan dan keprofesiannya mereka hanya sekedar mengisi kekosongan posisi tanpa tahu apa yang harus mereka lakukan dan dampaknya akan kurang baik terhadap pendidikan, mungkin dari segi keilmuan mereka menguasai namun dari segi keprofesionalan mereka tidak bisa melakukan pembentukan karakter siswa yang mantap. Banyak orang bisa mengajar, tetapi belum tentu juga ia melakukan proses pendidikan dengan baik, karena mengajar dan mendidik itu adalah satu pekerjaan yang memiliki  objek sama yakni manusia tetapi memerlukan pola peran yang khusus dan berbeda. Inilah yang sesungguhnya apa yang dimaknai sebagai suatu proses spesipik.

2. Study Kasus
Guru tidak menunjukkan kejujuran sehingga tidak pantas untuk ditiru oleh peserta didik.

3. Analisis Kasus
Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa proses pendidikan itu merupakan proses pendewasaan seorang peserta didik atau pembentukan sebuah karakter dimana akan ada suatu tindakan yang akan selalu kenang bahkan bisa sampai diaplikasikan ke dalam kehidupannya. Guru itu merupakan panutan, cerminan seorang peserta didik baik buruknya sikap peserta didik ditentukan oleh pengaruh dari seorang guru, jika ditemukan seorang guru tidak melakukan kejujuran maka tidak menutup kemungkinan peserta didik akan menirunya. Berbicara mengenai kejujuran adalah salah satu keteladanan yang harus dijaga oleh guru selain prilaku lain seperti mematuhi peraturan dan moral, berdisiplin, bersusila dan beragama bukan sebaliknya seperti suka ingkar janji, pilih kasih, memanipulasi nilai mencuri waktu mengajar perilaku seperti ini banyak ditemui diberbagai lembanga pendidikan, lemahnya tingkat kesadaran seorang guru akan perilaku yang tidak sepantasnya dilakukan ini akan berdampak negatif dalam pembentukan karakter peserta didik karena kebanyakan dari peserta didik meniru apa yang dilakukan oleh seorang guru, misalnya tidak belajar pada saat akan dilaksanakan ulangan karena mereka berfikir bahwa nilai mereka akan dimanipulasi oleh guru nya menjadi lebih besar hal ini mengakibatkan para peserta didik menjadi berleha-leha dalam belajar. contoh dari kejujuran professional seperti a) pengakuan atas segala kekurangan, guru mengakui segala kekurangannya dan bersedia memperbaikinya agar menjadi lebih baik, terus mengali potensi dirinya sehingga bermanfaat dalam proses output anak didiknya. b) kesediaan menerima penilaian hasil pendidikan, keterbukaan dalam menerima penilaian baik buruk maupun baik guru harus bisa menerimanya dengan lapang dada, dan berusaha memperbaiki kesalahannya. c) pengorbanan untuk pengembangan profesi, guru harus memiliki kemampuan dan keinginan untuk proses pengembangan profesi nya agar menjadi seorang guru yang profesional, seorang guru yang profesional itu mampu bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan, bekerja sesuai dengan keahlian yang dia miliki, tidak melakukan pelanggaran dan mematuhi kode etik keguruan, bergabung dalam suatu rumpun organisasi yang menaungi profesi nya, mempunyai ilmu dan kecerdasan yang tinggi untuk disaluran kembali kepada siswa, dan memiliki ketempilan yang tinggi, untuk memenuhi kriteria profesional berikut perlu dilakukan pengembangan profesi. d) sikap taat hukum dalam pendidikan, guru harus menjungjung tinggi sebuah peraturan hukum, guru senantiasa mentaati peraturan yang berlaku dalam pendidikan.
Seperti yamg kita ketahui bahwa kejujuran merupakan kunci dari sebuah keberhasilan, tujuan dari peserta didik disekolahkan untuk meraih sebuah keberhasilan, bagaimana caranya meraih keberhasilan apabila dasar yang dicontohkan oleh guru nya saja masih dibilang tidak pantas seperti suka ingkar janji, pilih kasih, memanipulasi nilai mencuri waktu mengajar. Hal-hal yang mereka dapat disekolah akan senantiasa meraka aplikasikan dalam kehidupannya.
Seharusnya sikap guru disekolah memiliki keprofesionalan mengenai kejujuran hal tersebut akan sangat mempengaruhi dalam dinamika pembelajaran, sesuatu yang dilandasi oleh kejujuran akan mendapatkan hasil yang baik begitu pula dengan dinamika pembelajaran bahkan akan terus berkelanjutan pada dinamika kehidupan mereka selanjutnya, contoh perilaku yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang guru adalah ingkar janji terhadap sesuatu yang telah guru janjikan sebelumnya dan pilih kasih terhadap peserta didik sehingga menimbulkan kecemburuan sosial di dalam kelas dan membuat siswa merasa tidak diperhatikan bahkan merasa tidak dianggap keberadaannya, semua ini akan mengakibatkan dampak yang tidak baik dalam proses pembelajaran siswa yang merasa tidak diperhatikan karena pilih kasih akan sulit menerima materi yang diajarkan oleh seorang guru, beda hal nya dengan guru yang suka ingkar janji sikap tersebut akan ditiru oleh peserta didik karena mereka merasa telah dicontohkan oleh guru tersebut, siswa sudah tidak takut lagi akan teguran maupun sanksi jika mereka melakukan ingkar janji bahkan mereka bisa sampai memojokan gurunya karena yang mereka lakukan didapat dari sikap guru tersebut. Sikap kejujuran tersebut berasal dari dalam diri manusia itu sendiri, kesadaran sendirilah yang mampu merubah sikap tersebut atau bisa dirubah melalui beberapa kegiatan yang bisa menyadarkan guru tersebut, misalnya melalui beberapa pelatihan atau seminar yang mampu menumbuhkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap siswa dan menyadarkan guru bahwa siswa bukanlah suatu objek namun mereka harus dipehatikan baik dalam segi pembelajaran maupun dalam segi pembentukan karakter yang diberikan guru ketika disekolah agar kelak mereka menjadi seorang manusia yang bisa dibanggakan oleh bangsa dan negara karena memiliki sikap kejujuran yang baik.

4. Simpulan
Ketika semua orang seakan terlupa dengan kejujuran, maka guru sebagai pemegang amanah pemberi peringatan berdasarkan profesinya, maka harus berani menyerukan pada seluruh pendidikan “soal sikap kejujuran” itu, terutama kejujuran professional atas semua pendidik. Kejujuran Profesional dimaksud adalah adanya suatu sikap yang jelas dan tegas, berbentuk prilaku bermoral bernilai tinggi atas praktek profesi guru yang dilakukan.
Kejujuran professional seperti:
a. pengakuan atas segala kekurangan
guru mengakui segala kekurangannya dan bersedia memperbaikinya agar menjadi lebih baik, terus mengali potensi dirinya sehingga bermanfaat dalam proses output anak didiknya.
b. kesediaan menerima penilaian hasil pendidikan
keterbukaan dalam menerima penilaian baik buruk maupun baik guru harus bisa menerimanya dengan lapang dada, dan berusaha memperbaiki kesalahannya.
c. pengorbanan untuk pengembangan profesi
memiliki kemampuan dan keinginan untuk proses pengembangan profesi nya agar menjadi seorang guru yang profesional, seorang guru yang profesional itu mampu bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan, bekerja sesuai dengan keahlian yang dia miliki, tidak melakukan pelanggaran dan mematuhi kode etik keguruan, bergabung dalam suatu rumpun organisasi yang menaungi profesi nya, mempunyai ilmu dan kecerdasan yang tinggi untuk disaluran kembali kepada siswa, dan memiliki ketempilan yang tinggi, untuk memenuhi kriteria profesional berikut perlu dilakukan pengembangan profesi.
d. sikap taat hukum dalam pendidikan
guru harus menjungjung tinggi sebuah peraturan hukum, guru senantiasa mentaati peraturan yang berlaku dalam pendidikan.
Guru harus bisa menerapkan bahwa kejujuran merupakan kunci dari sebuah kesuksesan, semua itu dimulai dari kesedaran guru terlebih dahulu karena pada hakikatnya seorang guru itu digugu dan ditiru oleh siswanya, tidak akan memberi arti yang padat dan dalam jika tidak didukung dengan kemauan yang tulus dari pemilik kekuasaan untuk memulai pergerakan penataan dunia pendidikan saat ini juga. Keterlambatan bertindak akan mengarahkan dunia pendidikan kita pada masa kelam dalam terangnya kemajuan teknologi, baik dalam skala nasional ataupun daerah.

Kamis, 02 November 2017

Teknologi Bagi Perkembangan Anak


Media pembelajaran adalah media yang berupa teknologi modern yang sering digunakan untuk berbagai macam aktivitas kependidikan maupun aktivitas bisnis, teknologi bermacam-macam dan kegunaannya juga berbeda-beda, contoh yang sering kita gunakan berupa laptop yang isinya memuat konten google chrome yang bisa berhubungan langsung dengan internet, dan masih banyak lagi konten-konten lainnya yang bisa menghubungkan kita ke internet. Dengan media pembelajaran yang modern seperti internet ini kita dapat mengetahui berbagai informasi terbaru khususnya dibidang pendidikan. Internet adalah penghubung antar Negara, hal ini sejalan dengan pendapat Fanhas (17:24) “internet sebagai jaringan komputer luas dan mendunia yang menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia dimana didalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif ”.
 Dalam dunia pendidikan sudah banyak ditemui sekolah-sekolah yang berbasis online agar mempermudah siswa dan guru berinteraksi walaupun tidak bertatap muka, serta manfaat basis online ini bisa menghemat waktu dan menghemat tenaga. Sudah dikemukakan pendapat oleh Fansha bahwa internet itu mendunia artinya segala persoalan yang baik ataupun buruk bisa kita ketahui, ini sebabnya selain internet memiliki keterkaitan dengan berbagai manfaat internet juga menimbulkan pendapat pro dan kontra.
        Jenis-Jenis Teknologi
Ada 2 jenis teknologi diantaranya :
1)      Teknologi Komunikasi
Teknologi komunikasi adalah teknologi berbasis dua arah atau simplek artinya ada dua orang atau lebih yang saling berinteraksi untuk bertukar informasi, contohnya handphone.
2)      Teknologi Informasi
Teknologi informasi adalah teknologi yang membantu kegiatan sehari-hari seperti mencari informasi atau tugas dari televisi, teknologi informasi berbasis satu arah yaitu tidak ada timbal balik interaksi.
       Manfaat Bagi Perkembangan Anak
Sebagian ada yang membenarkan tentang adanya teknologi yang memudahkan anak untuk belajar secara mandiri dan mendapatkan informasi lebih luas, anak akan jauh berkembang, mengetahui berbagai pengetahuan yang belum diajarkan disekolah, berbagi informasi dengan orang asing sehingga dapat bersaing di tingkat internasional.
    Dampak Bagi Perkembangan Anak
       Adapun yang menyebutkan bahwa penggunaan internet untuk anak itu berdampak buruk, anak akan bermalasan dengan gadgetnya dan melupakan tugas sekolah maupun tugas rumah, anak bisa jadi menggunakan jejaring sosialnya untuk berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan nilai norma seperti membuka situs-situs pornografi yang awalnya hanya ingin tahu menjadi sebuah kebiasaan yang berimbas kedalam kehidupannya, kemudian menggunakan situs media sosial facebook untuk saling mengejek dan mencela orang lain.
Solusi
Peranan orang tua sangat dibutuhkan untuk membimbing dan memperhatikan  anaknya dalam pergaulan sosial baik dalam lingkungan bermasyarakat maupun di media sosial supaya anak tidak melakukan hal-hal menyimpang yang akan mengakibatkan rendahnya tingkat moral seorang anak.